4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria

4 jenis masalah seksual pada pria salah satunya adalah gangguan libido. Pria sering dihadapkan dengan berbagai masalah seputar seksual yang merupakan masalah yang sangat rumit dan cukup mengganggu keharmonisan hubungan seksual dalam sebuah rumah tangga bersama pasangan.

4 jenis masalah seksual pada pria

4 jenis masalah seksual pada pria

Fungsi seksual merupakan fungsi yang sangat komplit dan rumit karena melibatkan banyak hal dari mulai sistem di dalam tubuh, seperti sistem syaraf, hormon seks sampai dengan organ-organ seksual. 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria merupakan gangguan seksual yang dialami pria atau disfungsi seksual adalah tidak berfungsinya organ vital secara optimal dari beberapa sistem seksual tubuh yang mengakibtkan rasa ketidakpuasan ketika melakukan hubungan seksual bersama pasangan yang kemudian timbul rasa kecewa, rasa enggan untuk memulai kembali hubungan seksual itu sendiri. Sehingga berdampak pada penurunan kualitas hidup terutama penurunan kualitas hubungan seksual bersama pasangan.

Dalam dunia kedokteran khususnya dalam bidang seksualitas dikenal ada 4 jenis gangguan seksual yang sering dialami oleh pria masa kini, diantaranya :

1. Gangguan libido

Libido atau gairah seksual yang timbul dalam bentuk energi psikis dan emosional yang dipengaruhi oleh berkembangnya hormon-hormon seks ketika libido atau gairah seksual itu muncul. Namun, apabila libido atau gairah seksual yang didapat tidak dalam bentuk yang optimal adalam arti tidak mampu meningkatkan hasrat seksual ke tingkat rata-rata dapat dikatakan bahwa seorang mengalami gangguan libido atau libido rendah.

Libido rendah adalah salah satu masalah dari 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kadar hormon testosteron yang dimilikinya cukup rendah, adanya suatu penyakit, efek samping dari penggunaan obat kuat kimia, stress, kurang tidur dan banyak penyebab lainnya yang melatari belakangi libido seorang pria menjadi lemah atau rendah.

Pria yang memiliki libido rendah terkadang merasa normal dan tidak memiliki keinginan untuk sembuh karena tidak merasa sakit. Namun, jika libido rendah ini tetap dibiarkan akan mengganggu keharmonisan sebuah hubungan, terutama bagi pasangan (wanita/istri).

2. Gangguan ereksi (Disfungsi ereksi )

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan seorang dalam mendapatkan dan mempertahankan ereksinya dalam waktu lebih lama dan lebih kuat hingga mencapai orgasme.

Gangguan ereksi atau disfungsi ereksi sendiri terbagi lagi menjadi 3 kategori :

a. Disfungsi ereksi ringan, merupakan satu dari 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria yang ringan yang masih dapat diobati salah satunya dengan jamu kuat atau obat lainnya. Disfungsi ereksi ringan ini umumnya terjadi ketika hubungan seksual sedang berlangsung akan tetapi terkadang juga mengalami kegagalan.

b.Disfungsi ereksi kondisi sedang (moderate) adalah kondisi di antara ringan dan berat. Kondisi ini sangat bervariasi. Misalnya disfungsi ereksi ringan ditambah dengan faktor lingkungan yang tidak mendukung terciptanya suatu kesehatan yang baik seperti perokok aktif, pecandu alkohol, pekerja keras (workaholic).

c. Difungsi ereksi berat merupakan gabungan antara disfungsi ereksi ringan dengan disfungsi ereksi sedang. Disfungsi ereksi yang berat, harus segera mendapatkan penanganan agar masalah gangguan seksual yang di derita tidak terlalu lama dan menuai masalah gangguan seksual yang baru.

3.Gangguan orgasme

Satu diantara 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria lainnya adalah gangguan orgasme. Tidak dapat berorgasme ketika hubungan seksual yang baru dibangun terjadi kegagalan. Hal ini disebabkan oleh adanya hambatan seksual, pengetahun seputar seksual yang masih kurang, faktor psikologis seperti perasaan takut tidak dapat memberi kepuasan kepada pasangan, trauma, rasa cemas, perasaan bersalah dsb.

4. Gangguan ejakulasi

Gangguan ejakulasi umumnya disebabkan oleh faktor psikis, meskipun juga bisa terjadi karena penyebab fisik. Penyakit-penyakit yang bersebuah hubungan dengan saraf dan pembuluh darah dapat menyebabkan timbulnya gangguan ejakulasi.

Menurut Dr. Nugroho Setiawan dari klinik Grasia, ada 5 jenis gangguan ejakulasi yang umum terjadi pada pria, namun hanya 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria yang dapat dijelaskan diatas.

Berikut adalah 5 jenis gangguan menurut Dr. Nugroho yaitu:

– Anejakulasi, yaitu tidak berejakulasi tapi rasanya seperti sudah ejakulasi.

– Ejakulasi retrogade, yaitu sperma masuk ke kantung kemih setelah ejakulasi terjadi. Diketahui dengan memperhatikan air seni yang mengandung sperma.

– Ejakulasi incomplete yaitu ejakulasi tidak lengkap, biasanya karena seks yang terburu-buru dan perasaan tidak nyaman saat ejakulasi terjadi.

– Ejakulasi dini, yaitu ejakulasi yang terjadi lebih cepat dari perkiraan sebelumnya atau cepat keluar sebelum mencapai klimaks.

Beberapa ahli medis memberi batasan sebuah hubungan seks yang selesai di bawah 2 menit termasuk ejakulasi dini. Ada juga yang mengkategorikan pada kepuasan pasangan, jadi jika pasangan sudah puas meski sebuah hubungan seks baru terjadi 30 detik, dan pria berejakulasi setelah 1 menit maka si pria tidak termasuk ejakulasi dini. Kesimpulannya ejakulasi dini adalah jika anda melakukan sebuah hubungan seks yang terlalu cepat yang menyebabkan anda dan pasangan sama-sama tidak puas karena masih ingin berlama-lama.

– Ejakulasi terhambat, adalah kebalikan ejakulasi dini yaitu ejakulasi yang tidak kunjung keluar meski sebuah hubungan seks sudah berlangsung lama dan mungkin hal ini juga masih termasuk dalam 4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria. Sebuah hubungan seks seperti ini sangat menyiksa, baik pihak wanita maupun pria. Secara umum, agar terhindar dari jenis-jenis gangguan seksual di atas adalah dengan cara menjaga kesehatan tubuh dan berpikir positif.

4 Jenis Masalah Seksual Pada Pria


=====================================

>>> New Prozos Herbal dari Alami Untuk Meningkatkan Vitalitas Pria dan Peningkat Gairah Pria, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kuat Tradisional and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *